Keluarga adalah Prioritas

Belajar Berjalan Pelan, Bersama Waktu

Aku belajar satu hal penting dalam hidup:
tidak semua perjalanan harus dikejar.
Ada masa ketika hidup memaksaku berjalan lebih pelan dari rencana.
Bukan karena aku malas, tapi karena keadaan meminta aku untuk berhenti sejenak—mengamati, merasakan, dan menerima.


Sebagai seorang ibu, aku sering berpikir bahwa tugasku adalah memastikan semuanya berjalan baik dan tepat waktu. Anak-anak tumbuh sesuai rencana. Pendidikan berjalan mulus. Hidup terlihat “aman” dari luar.
Namun kenyataannya, ada fase di mana aku harus belajar menerima kenyataan cobaan hidup dapat datang kapan saja.


Ada waktu ketika fokusku bukan lagi tentang pencapaian, tapi tentang hadir sepenuhnya.
Hadir untuk anak.
Hadir untuk keluarga.
Hadir untuk proses yang keluarga harus lewati.


Aku belajar bahwa pengorbanan tidak selalu terlihat heroik.
Kadang bentuknya adalah kesepian yang dipeluk diam-diam.
Kadang adalah keputusan untuk mendahulukan yang lebih rapuh, meski yang lain harus menunggu.
Dan ternyata, di sanalah aku menemukan kekuatan yang berbeda—
bukan kekuatan untuk mengendalikan, tapi kekuatan untuk percaya.

Perjalanan ini mengajarkanku bahwa hidup tidak harus sempurna untuk bermakna.
Yang dibutuhkan hanyalah hati yang mau belajar, berjalan, dan berserah pada Tuhan.


Website ini kubuat bukan tentang kisah yang hebat.
Ini tentang perjalanan yang nyata.
Tentang menjadi ibu, istri, dan manusia—yang terus belajar, pelan-pelan.
Dan aku percaya, selama kita berjalan dengan niat yang benar,
tidak ada langkah yang benar-benar sia-sia.


Scroll to Top